PERMINTAAN TERAKHIR SARIMIN

Paijo, satu-satunya saksi kunci perakitan dan
pemasangan bom di cafe Rajas, beberapa
minggu yang lalu melaporkan tersangka Sarimin
ke kantor polisi. Diduga Sarimin adalah antek-
antek Amrozy Cs.
Hasil perundingan meja hijau, menetapkan
hukuman mati bagi Sarimin. Seorang hakim
menanyakan permohonan terakhir Sarimin,
sebelum terpidana dihukum mati…
Paijo : “Ya, Pak hakim saya melihat dengan jelas
sekali saat Sarimin memasang bom di pot bunga!”
(Beberapa ,menit kemudian…)
Hakim : “Setelah lama berunding, akhirnya kami
memutuskan bahwa saudara Sarimin dinyatakan
bersalah dan akan segera dipidana mati, berikut
beban denda kurang lebih Rp 1M.”
Sarimin : “Tapi Pak…….”
Hakim : “Baiklah saudara Sarimin, apa
permintaan terakhir anda?”
Sarimin : “Saya ada 1 permintaan. Tapi bapak
sebagai hakim harus bersumpah benar-benar
akan mengabulkan permohonan terakhir saya.”
Hakim : “Ya, kenapa tidak? Saya BERSUMPAH !”
Sarimin : “Saya tidak tahu, mati itu rasanya sakit
atau tidak? Maka dari itu, saya minta bapak yang
mati duluan, nanti baru saya menyusul…”
Hakim : “???@!*#%(“o”)….>__<"

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: