PEMALAS YANG TAK PUNYA MALU

“Saya malu dengan hidup kita ini Mas”, kata Ani
kepada suaminya Pailul yang penganggur dan
pemalas.
“Coba bayangin. Pesta penikahan kita kemarin
dibiayai Nenekku. Mobil kita duitnya dari Ayahku.
Uang sewa rumah kita dari Pamanku . Bahkan
biaya hidup kita sehari-hari dari Kakakku. Coba
gimana saya nggak malu?”
Pailul yang sedang asyik tidur-tiduran si sofa
menoleh ke istrinya dan berkata, “Kamu memang
pantas merasa malu. Soalnya adikmu yang nggak
berguna itu sampai sekarang belum kasih kita
apa-apa!”

2 Komentar (+add yours?)

  1. Rachmad
    Des 27, 2010 @ 13:34:57

    Hahahaha. . .Kocak nih gan. . Udah gw baca serius eh. ,ujungnya kyak gtu. .. Mantep. !

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: