PEMABUK MERASA PINCANG

Antok, malam itu mendapat giliran siskamling di
lingkungannya. Dia melihat seorang pria yang
tengah mabuk berat, berjalan diantara jalan aspal
dan trotoar, kaki kirinya di atas jalan aspal,
sedangkan kaki kanan di atas trotoar, sehingga
jalannya terlihat lucu sekali.
Antok: “Hai!, kenapa kamu berjalan seperti itu,
satu kaki diatas jalan aspal, sedangkan satu kaki
lainnya diatas trotoar.”
Si Mabok:
“Untung..untung..untung..selamet..selamet, gue
kira, gue pincang!!… pantesan dari tadi kok!
melangkah aja susah terasa nga enak.
Wah..makasih banyak ya….. elu udah ngasih tau
gue.”
Kemudian orang mabok itu berjalan di atas
trotoar sambil berteriak, “Horee…teryata kaki Gue
Sama Panjang”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: