SUDAH DIBANTU MASIH BILANG JELEK

Suatu hari di kantor pos ada seorang nenek-
nenek mau ngirim surat, si nenek tersebut
terlihat kebingungan, tak lama kemudian ada
seorang petugas yang menghampirinya.
“Bisa saya bantu, Nek?” tanya si petugas.
Nenek itu menjawab, “Kalau beli perangko di
mana??” Si petugas itu kemudian membawa si
nenek ke loket untuk membeli perangko.
“Ada yang lain yang bisa saya bantu lagi,
nek?” dengan rasa kasihan si petugas
menawarkan bantuan lagi. “Iya, pak tolong
tulisin alamat cucu saya di kota” kata si nenek
sambil mengeluarkan kertas yang berisi alamat.
“Bapak masih mau membantu saya?” tanya si
nenek. “Dengan senang hati,” jawab si
petugas. “Kalau gitu sekalian tulisin isinya, ya,
saya tidak bawa kacamata,” pinta si nenek.
Kemudian si petugas menulis isi surat tersebut
yang didiktekan si nenek. Dua jam sudah
berlalu, isi surat pun sudah lebih dari 2
halaman, dan si petugas rupanya sudah tidak
tahan lagi. Dengan nada sopan dia kembali
bertanya pada si nenek, “Sudah selesai,
Nek???”.
“Masih ada sedikit lagi,” jawab si nenek, “Tulis,
ya,” kata si nenek, “N.B: maaf, ya cu,
tulisannya jelek.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: