SERBA-SERBI MISUH (tidak untuk di praktekkan)

Pisuhan (bhs. Jawa) adalah pengungkapan
rasa kesal terhadap sesuatu yang tidak
memuaskan (Kata kerja : misuh).
Bagi beberapa pemahaman moral tertentu,
pisuhan ini tergolong kasar. Tapi itu memang
dikembalikan kepada niat mengucapkan kata-
kata tersebut.
Pisuhan bukan dimaksudkan untuk
merendahkan lawan bicara atau objek misuh,
tapi lebih mirip pada semacam pemuasan diri
sendiri, melepas beban.
Pada dasarnya setiap jenis kata apapun bisa
menjadi kata pisuhan. Dan dengan demikian,
maka setiap kata yang ada dalam direktori
pisuhan, juga tidak serta merta tergolong
sebagai daftar hitam kata yang harus dihindari
oleh anak di bawah umur.
Disebutkan ada 2 (dua) hal yang menjadi
persyaratan minimal bagi sebuah kata untuk
menjadi pisuhan, yaitu intonasi dan tujuan.
Kedua syarat ini yang menjadi faktor pembeda
antara sebuah kata pisuhan dan sebuah kata
biasa.
Originally Posted by :
Direktori Pisuhan Khas Jawa dan Jogja
A
1.Anjing, adalah hewan yang sering
dimanusiakan ketika seseorang kesal terhadap
orang lain. Kata ini bisa menimbulkan suatu
pembunuhan jika diucapkan kepada orang yang
salah.
2.Anjrit, plesetan dari Anjing.
3.Anjroot, plesetan dari Anjrit, benar-benar
murni turunan. Tidak boleh diartikan sebagai
Anjing gembrot.
4.Asem, adalah pisuhan yang sering dijumpai
pada penggemar buah-buahan. Bahasa Latin
dari kata ini adalah Tamarindus indica.
5.Asyeng, kata pisuhan ini maknanya agak
rancu. Dicurigai sebagai anak haram dari kata
pisuhan Asu dan Asem.
6.Asu, berarti Anjing, segawon, dan sebangsa
gukguk lainnya.
B
1.Babi, adalah hewan haram yang bisa
diucapkan selain Anjing.
2.Badak, adalah hewan bercula yang dilindungi
oleh UU. Merupakan variasi pisuhan selain
Anjing dan Babi.
3.Bajigur, adalah minuman hangat khas Jawa
Barat. Kata ini menjadi pisuhan yang sangat
Jogja sekali. Merupakan eufemisme dari kata
pisuhan Bajingan.
4.Bajindal, turunan dari Bajirut namun lebih
alus.
5.Bajingan, sebenarnya kata ini aselinya
bermakna kusir pedati (kereta dua roda yang
ditarik oleh lembu)
5.Bajirut, turunan dari Bajingan yang juga lebih
halus.
6.Bajingpret, turunan dari Bajingan.
7.BangJiman Ngangsu, bentuk halus dari … ah
pasti tau lah
C
1.Cangkemmu, bahasa halus dari Cocote.
2.Cangkirmu, adalah sebuah alat untuk minum.
Merupakan penghalus dari kata Cangkemmu.
3.Ceret, merupakan alat yang digunakan untuk
memasak air.
4.Ciduk, adalah peralatan yang digunakan
untuk mengambil air dari bak, lalu menyiramkan
ke tubuh. Nama lain dari Gayung.
5.Cocote, berarti mulutmu.
6.Cobrote, Cocote ala cah Solo.
7.Congore, Ungkapan paling kasar dari pisuhan
berawalan C ini.
8.Celo, sebagai ungkapan ketidaknyamanan
atas sebuah kejayusan
D
1.D******, pisuhan khas Jawa Timur.
2.Dapurmu, berarti, Raimu, Rupamu, Mukamu.
G
1.Gentho, makna aselinya adalah Maling.
2.Gali, akronim dari gerombolan anak liar
3.Gathel, makna sebenarnya adalah penjaja
cinta yang biasa diuber Satpol PP.
H
1,Hajinguk, turunan lain dari pisuhan Bajigur
namun lebih kasar.
2.Hajingseng, integral dari pisuhan Hajinguk
3.Hamster, Binatang lucu mirip tikus. Cocok
bagi pemisuh yang ingin tetap kelihatan imut.
4.Huasyu, merupakan modifikasi dari Asu.
Biasa dipakai secara tak sengaja saat bersin.
5.Herman, artinya laknat.
6.Hanjrito, Menggantikan kata anjrit dengan
gaya Italiano
J
1.Jamput, adalah modifikasi dari ******.
2.******, adalah hasil modifikasi dari D******.
Dikenal luas dalam masyarakat Jawa Timur.
3.Jambu, aslinya adalah nama buah, tapi
kemudian jadi penghalusan dari Jamput.
4.Jeruk, Nama buah yang banyak mengandung
vitamin C. Pisuhan bagi yang ingin selalu sehat.
5.Jindal, kependekan dari Bajindal.
6.Jinguk, kependekan dari Hajinguk.
7.Jipang, makna aslinya adalah nama sebuah
makanan kecil. Merupakan modifikasi dari kata
Jindal.
K
1.Kampret, merujuk kepada hewan nocturnal
seperti kelelawar. Mengucapkan pisuhan ini
mungkin bisa disamakan dengan mengucapkan
Batman!.
2.Kanthal, merupakan plesetan dari alat
reproduksi yang mirip wortel namun diperhalus.
3.Kemplu, biasanya dipasangkan dengan Kere.
Bisa berarti bodoh atau tolol.
4.Keple , Sebutan untuk mereka yang menjadi
selimut malam.
5.Kere, mengatai si obyek pisuhan sebagai
orang miskin.
6.Kewan, artinya kamu seperti binatang.
M
1.Matamu, berarti mata dan alat indera
penglihatan. Diucapkan kepada orang tolol
yang ndak punya mata dan tidak bermaksud
menyinggung teman-teman yang tuna netra.
Kata ini merupakan cikal bakal merk Dagadu,
suvenir khas Jogja.
2.Matane, bentuk lain dari Matamu.
3.Modar, berarti seperti bilang Mampus!.
4.Modyaaar, Sama seperti Modar, cuman lebih
mantep.
5.Munyuk, berarti monyet atau hewan primata
lainnya.
L
1.Lonthe, sebutan untuk mereka yang suka
menjajakan kehangatan dan keenakan sesaat
yang melenakan.
N
1.Ndasmu, berarti kepalamu.
2.Nggatheli, memuakkan, menyebalkan,
menjengkelkan.
3.Ndloghok
O
1.Oasui, turunan kesekian dari asu
P
1.Panci, adalah alat yang biasanya digunakan
untuk memasak air.
2.Panda, Binatang mirip beruang yang juga
lucu. Cocok bagi pemisuh yang takut hewan
buas.
3.Pabu, Versi Dagadu dari Asu.
4.Pathéken
5.Pekok, berarti tolol.
6.Pethuk, masih berarti tolol.
R
1.Raimu, berarti Mukamu.
S
1.Sontoloyo, makna aselinya adalah gembala
bebek. Entah kenapa eh kenapa kemudian
menjadi pisuhan tingkat tinggi sungguh sejarah
tentang kata pisuhan ini sudah kabur. Pokoknya
ini termasuk pisuhan.
2.Simbahmu koprol, pisuhan yang ibarat kata:
bagai pungguk merindukan bulan, karena
sampai kapanpun sepertinya seorang simbah-
simbah tidak akan mampu koprol. Variasi dari
kata ini bisa Simbahmu salto, Simbahmu
jumping, Simbahmu {silakan isi dengan olah
raga ekstrim yang anda suka}.
3.Semprul, jenis pisuhan yang disinyalir mampu
menimbulkan hujan lokal.
4.Saciladh, Adalah versi dagadu dari bajingan
T
1.Taik kucing, yang berarti feces dari spesies
Felis catus. Diucapkan oleh bloger yang
fastreading.
W
1.Wagu, yang tidak ada padanannya dalam
Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris. So,
wagu is wagu.
2.Wasyu, bentuk lain dari Asu.
3.Wasew, logat Inggris dari Wasyu.
4.Wedhus, pisuhan binatang halal, yang artinya
obyek terpisuh menyerupai kambing, baik dari
segi fisik maupun aromatik.
Pisuhan Kombinasi
Pisuhan Combo
Merupakan gabungan dari beberapa kata
pisuhan yang diucapkan secara bersamaan.
Minimal sebuah pisuhan dikatakan sebagai
Pisuhan Combo jika menggunakan 2 kata
pisuhan yang digabung jadi satu.
Contoh: Bajingan asu!, Kere kemplu!, Jamput
asyu!
Pisuhan Ultimate Combo
Merupakan gabungan kata pisuhan yang
menggunakan 2 kata pisuhan atau lebih. Kata
tambahan yang digunakan ndak harus pisuhan
juga, namun bisa menggunakan kata lain yang
bisa memperindah kata pisuhan.
Contoh: Hajinguk rai manuk!, Kanthal
markonthal!, Bajingan rai jaran!
Pisuhan Ultimate Combo Premium
Merupakan pisuhan tingkat tinggi. Sebuah kata
yang bukan pisuhan bisa menjadi sebuah kata
pisuhan yang dahsyat dan beradab.
Contoh: Sapi bertato rambo!, Kadal njengking!,
Kecoak bunting!, Suster ngesot naik delman!,
Kutil bercula!
Pisuhan Semi beriman
Merupakan pisuhan yang diucapkan oleh orang
yang iman nya masih setengah2. Setelah
mengucapkan pisuhan kasar segera diikuti oleh
ucapan yang baik.
Contoh: Anjrit, Astopilulo !!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: