KECURANGAN TUKANG ROTI

Seorang tukang roti di sebuah desa kecil
membeli 1 kg mentega dari seorang petani. Ia
curiga bahwa mentega yang dibelinya tidak
benar-benar seberat 1 kg. Beberapa kali ia
menimbang mentega itu, dan benar, berat
mentega itu tidak penuh 1 kg. Yakinlah ia
bahwa petani itu telah melakukan kecurangan.
Ia melaporkan pada hakim, dan petani itu
dimajukan ke sidang pengadilan.
Pada saat sidang, hakim berkata pada petani,
“tentu kamu mempunyai timbangan?”
“tidak, tuan hakim,” jawab petani.
“lalu, bagaimana kamu bisa menimbang
mentega yang kamu jual itu?” Tanya hakim.
Petani itu menjawab, “ah, itu mudah sekali
dijelaskan, Tuan hakim. Untuk menimbang
mentega seberat 1 kg itu, sebagai penyeimbang,
aku gunakan saja roti seberat 1 kg yang aku beli
dari tukang roti itu

2 Komentar (+add yours?)

  1. LPKI JATENG
    Mei 08, 2012 @ 11:55:37

    salam kenal😀

    Balas

  2. ARIF YANTO
    Mei 11, 2012 @ 06:20:51

    Mtur suwun LPKI sampun kerso pinrak wonten BLOG-e WONG JOWO…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: