KEBOHONGAN BEJO PADA TUHAN

alkisah kapal lavina tenggelam di tengah
lautan lepas.
bejo salah satu penumpang yang terapung-
apung di tengah laut. Tidak ada bantuan,
gelap gulita dan jauh dari daratan. Bahkan
daratan tak tampak sama sekali. Satu-satunya
cara yang bejo lakukan akhirnya bejo berdoa
kepada Tuhan.
“Tuhan, kalau saya selamat sampai di daratan
itu, maka saya akan potong sapi untuk
merayakannya dan memberikannya ke anak2
yatim”.
selang 2 jam setelah itu, bejo melihat lampu
kelap kelip di kejauhan. bejo tertawa gembira
karena Tuhan mendengar doanya. Kemudian
dia berdoa kembali.
“Tuhan, saya ini orang yang pas-pas’an, kalau
potong sapi mungkin terlalu mahal buat saya,
jadi saya akan potong kambing saja kalau bisa
mencapai bibir pantai daratan itu”
lagi-lagi Tuhan mendengar doanya dan sekitar
1 jam kemudian bejo sudah berada di bibir
pantai. bejo tertawa keras-keras dan
kemudian berdoa lagi:
“Tuhan, sepertinya kambing masih kemahalan
deh buat saya, jadi lebih baik saya potong
ayam deh kalau bisa selamat sampai daratan”.
15 menit kemudian bejo sudah sampai di
tengah daratan, dan kemudian dia tertawa-
tawa puas sambil mengacung-ngacungkan
tangan ke lautan sambil berkata:
“Hahahaha, Tuhan… gue boongin kok elo
percaya? kalo gue udah di tengah daratan gini,
terus elo mau apain gue heh!!!”
bejo merasa selamat dari maut, kemudian dia
berjalan ke tengah kota, namun ditengah
perjalanannya tiba-tiba muncul petir yang
kencang sekali dan dekat dengan dirinya.
Kemudian dia membatin:
“Yaela Tuhan, masalah di laut kok dibawa-
bawa ke darat sih”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: